Pencegahan Infeksi 'Avian Influenza'
Pengolah dan penyaji masakan serta orang-orang yang mempersiapkan masakan untuk konsumsi rumah:
Jangan membeli daging ayam yang memiliki warna daging yang gelap, terdapat tanda memar atau bintik-bintik pendarahan.
Jangan membeli daging ayam yang dengan harga lebih murah dari sewajarnya (ini dapat menandakan bahwa unggas sebelumnya sakit sebelum dipotong).
Jangan membeli telur yang mempunyai cangkang yang retak atau terdapat kotoran atau bulu pada cangkangnya. Cucilah telur secara sempurna sebelum dimasak.
Jangan menggunakan tangan yang kotor untuk menyentuh hidung, mata atau mulut. Biasakan untuk selalu mencucui tangan, terutama setelah mengolah daging ayam, daging bebek, jeroan dan telur
Gunakan alas pemotong yang berbeda-beda untuk daging, sayuran, masakan mentah serta makanan matang.
Pemeliharaan hewan:
Hati-hati terhadap kematian hewan peliharaan.
Hindari kontak dengan dengan unggas yang mati serta kotoran mereka. Apabila kontak tidak dapat dihindari, gunakanlah sarung tangan, masker and peralatan perlindungan diri lainnya.Cuci tangan anda setidaknya selama 10 detik setelah kontak.
Saat mengubur unggas yang mati serta kotorannya, hindari membuat debu. Dapat dengan menyemprotkan air disekelilingnya untuk membasahi tanah. Kuburkan bangkai unggas serta kotorannya dengan kedalaman sekurang-kurangnya 1 meter di dalam tanah.
Setelah bangkai burung serta kotorannya telah dikuburkan, bersihkan kadang serta daerah yang terkontaminasi lainnya secara sempurna menggunakan detergen dan air. Virus influenza dapat dibasmi dengan menggunakan berbagai detergen dan disinfektan
Hidup di daerah yand terkena flu burung:
Apabila anda menemukan unggas yang sakit atau sekarat (jenis apapun) di lingkungan anda, segera laporkan kepada Dinas Peternakan setempat. Gunakanlah sarung tangan dan pakailah menutup mulut apabila anda harus menyentuh bangkai hewan tersebut. Cuci tangan anda dengan air dan sabun setidaknya selama 10 detik setelah menyentuh bangkai unggas tersebut.
Hindari memasuki peternakan atau pasar basah dimana terdapat unggas-ungas hidup
Setelah berjalan di daerah yang mungkin terkontaminasi (seperti peternakan, pasar atau pekarangan yang terdapat unggas-unggasan) bersihkan sepatu anda secara hati-hati dengan air dan sabun
Saat membersihkan sepatu anda, pastikan untuk tidak mengenai wajah atau pakaian dengan kotorannya saat membersihkan. Gunakannya tas plastik atau pembungkus plastik untuk tangan atau sarung tangan pelindung.
Gejala-gejala menyerupai influenza (contoh demam >38 o C, batuk, sakit tenggorokan, hidung meler dan sakit otot):
Tutuplah hidung dan mulut anda saat batuk atau bersin. Gunakanlah tissue dan buanglah segera setelah dipakai. Ajarkan kepada anak-anak untuk berbuat demikian pula.
Selalu cuci tangan anda dengan sabun dan air setelah menyentuh kotoran dari hidung maupun mulut karena beresiko membawa virus
Anak-anak sangat rentan dengan menyentuh muka, mata dan mulut mereka dengan tangan yang tidak bersih. Ajarkanlah kepada anak-anak pentingnya mencucui tangan setelah batuk dan bersin.
Apabila pergi ke doktor, pakailah masker atau penutup hidung dan mulut.
Apabila anda mengalami demam dan kesulitan bernafas, pergilah ke puskemas atau rumah sakit terdekat untuk diperiksa apakah terinfeksi influenza.
Back |