Unsur Unsur Seni Musik

Posted on

Seni musik merupakan suatu hal yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Seni musik juga termasuk cabang seni yang medianya menggunakan  suara atau bunyi yang dapat menghasilkan sebuah karya.

Musik sendiri umumnya memiliki arti, yaitu sebuah seni yang dilakukan dengan cara menyusun nada atau suara dengan urutan, kombinasi serta hubungan temporal. Nah kemudian akan membentuk sebuah komposisi (suara) yang dapat mempunyai nilai estetika bunyi, serta memiliki kesatuan yang harmonis.

Selain itu, seperti yang kami kutip dari situs matakaca, musik sendiri memiliki unsur unsur yang nantinya bisa membentuk sebuah karya musik yang utuh dan sempurna.

Nah, terbentuknya unsur unsur musik inilah yang biasa Anda dengarkan dan nikmati. untuk lebih jelasnya, yuk simak artikel ini selengkapnya:

1. Melodi

Pengertian melodi merupakan gabungan dari sejumlah nada ataupun bunyi, yang dipilih berdasarkan perbedaan tinggi rendah dan bertambah turunnya. Melodi tersebut terdiri dari tone, durasi dan pitch. Pengertian dari tone merupakan not bisa dihasilkan dari berbagai jenis alat musik dengan warna suara yang berbeda-beda.

Durasi merupakan serangkaian not-not yang digabungkan menjadi melodi pada waktu tertentu. Sedangkan untuk pitch merupakan sesuatu yang mengerjakan not-not dan diberi lambang susunan alfabet yakni A-G. Perlu diketahui bahwa pitch juga biasa disebut sebagai timbre ataupun warna suara.

2. Ritme (Irama)

Pengertian dari ritme ataupun irama merupakan sebuah gerakan yang teratur karena adanya aksen secara tetap. Ritme ataupun irama tentu menjadi lebih indah karena adanya gabungan perbedaan nilai pada satuan bunyi. Bisa dikatakan bahwa ritme ialah ketukan dasar yang bergerak secara teratur mengikuti gerak dari melodi yang bervariasi.

Untuk bisa merasakan ritme pada sebuah lagu, dengarkanlah sebuah musik secara berulang-ulang.  Pola irama musik merupakan penggerak sebuah perasaan yang paling berkaitan dengan gerakan fisik. Ritme ini sendiri bisa melekat erat di benak seseorang apabila biasa dilatih secara teratur.

3. Birama

Pengertian Birama merupakan unsur seni musik berupa ketukan ataupun ayunan yang diusahakan secara berulang-ulang yang diusahakan secara teratur pada waktu yang sama. Birama sendiri umumnya ditulis pada bentuk angka pecahan seperti 2/4, 3/4, 2/3 dan seterusnya.

Angka pembilang yang terletak di atas garis miring (/) menunjukan jumlah ketukan, sedangkan angka penyebut yang terletak dibawah garis miring (/) menunjukan nilai sebuah nada pada satu ketukan.

Untuk birama yang memiliki angka penyebut genap dinamakan birama bainar, sedangkan untuk birama yang memiliki angka penyebut ganjil dinamakan birama ternair.

Dalam seni musik ditemukan 2 jenis birama yakni birama perduaan dan birama pertigaan. Untuk birama perduaan ini yakni birama 2/4 dan 2/8, sedangkan untuk birama perduaan bertingkat yakni birama 4/4, 8/4, 4/8 dan 8/8.

Untuk jenis birama pertigaan bersahaja yakni birama 3/4 dan 3/8 sedangkan untuk birama pertigaan bertingkat yakni birama 6/4, 6/8, 9/4 dan 9/8.

4. Harmoni

Pengertian harmoni merupakan sesuatu hal yang berkaitan dengan keselarasan bunyi. Harmoni meliputi peranan, susunan dan hubungan dari perpaduan bunyi pada bentuk secara keseluruhan. Selain itu harmoni juga memiliki elemen-elemen yakni interval dan akor.

Interval adalah susunan antara nada-nada yang saat dibunyikan secara serentak tentu terdengar paling harmonis. Sedangkan akor tentu mengiringi melodi sebuah musik sebagai satu kegiatan dan nantinya musik tersebut akan nyaman untuk didengar.

5. Tempo

Pengertian dari tempo merupakan sesuatu hal yang berkaitan dengan lekas lambatnya musik ataupun lagu. Tempo juga bisa diartikan sebagai ukuran kecepatan birama pada sebuah lagu. apabila permainan suatu musik tersebut semakin cepat, maka nilai tempo pada musik tersebut juga semakin besar.

Tempo mempunyai 8 kategori yaitu:

  • Largo =Lambat Sekali
  • Lento =Lebih Lambat
  • Adagio =Lambat
  • Andante =Sedang
  • Moderato =Sedang Agak Cepat
  • Allegro =Cepat
  • Vivace =Lebih Cepat
  • Presto =Cepat Sekali

6. Tangga Nada

Unsur seni musik yang satu ini mempunyai pengertian yakni urutan ataupun sederetan nada-nada yang tersusun secara berjenjang dan di antara nada satu dengan nada yang lain terdapat sebuah jarak tertentu.

Jarak pada nada-nada tersebut paling bervariasi yaitu ada yang berjarak 1/2, 1, 1 1/2 dan 2. Nantinya jarak-jarak inilah yang tentu menentukan variasi nada dan tangga nada.

Tangga nada dibagi menjadi 2 jenis, yakni:

Tangga nada Diatonis

pengertian tangga nada diatonis yakni tangga nada yang menggunakan tujuh buah nada dengan 2 macam jarak yakni ½ dan 1

Tangga nada Pentatonis

pengertian tangga nada pentatonis yakni tangga nada yang menggunakan lima buah nada dengan jarak berdasarkan aturan- tata cara tertentu. berlandaskan nadanya, tangga nada pentatonis dipisah menjadi 2 yaitu pelog dan slendro.

7. Timbre

Pengertian dari timbre merupakan kualitas bunyi ataupun warna bunyi yang nantinya tentu memberi sebuah kesan. Timbre pada sebuah alat musik dipengaruhi oleh sumber bunyi dan cara bergetarnya bunyi tersebut.

8. Dinamika

Pengertian dinamika merupakan tanda untuk memainkan nada dengan kenyaringan bunyi lembut ataupun keras. Dinamika penting karena mampu menunjukan nuansa sebuah musik (sedih, senang, riang, agresif, datar, dll).

9. Ekspresi

Pengertian ekspresi merupakan ungkapan perasaan yang muncul daripada hati hal itu bisa ditunjukkan dengan ekspresi, contohnya gembira, sedih, romantis, dan lainnya. 

Karena itu penyanyi yang baik merupakan bernyanyi secara total supaya bisa tersampaikan pesan dari sebuah musik dan pendengar pun bisa terbawa suasana.


Demikian penjelasan artikel tentang unsur unsur seni musik, jika Anda punya saran dan masukan lain terkait artikel di atas kalian dapat tulis di kolom komentar ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *